Dedy MT

 

 

            Nama mantan Kades Kawinda To’i, Kecamatan Tambora-Kabupaten Bima, Dedy MT yang diduga sebagai salah seorang pelaku penjual tanah di atas lahan milik PT. Sanggar Agro di kawasan Desa Oi Katupa, Kecamatan Tambora dengan luasan ratusakhektar-bukanlah hal baru.

            Dedy diduga terlibat kasus penjualan tanah tersebut kepada H. Umar selaku pemilik air minera Hilwa dan sejumlah nama lainnya. Kabar juga menyebutkan, miliaran uang pembeli yang ditengarai diterima oleh Dedy, Kades Oi Katupa, M. Yakub dan sjeumlah nama lainnya dalam kasus itu.

            Dedy juga merupakan saah satu pihak yang menentang kebijakan pemerintah yang mengeluarkan HGU, IUP PT. Sanggar Agro. Modelnya, aksi demosntrasi hingga sekarang puluhan warga Oi Katupa masih menginap di gedung Paruganae-Woha. Terangnya, Dedy diduga kuat sebagai salah seorang aktor penting penggerak massa penentang pemerintah dan pengusiran PT. Sanggar Agro di Oi Katupa.

            Tetapi, Dedy membantah keras keterlibatannya dalam kasus tersebut. Dan bahkan menantang siapapun untuk membuktikan kebenaran dari keterlibatannya. Sayangnya, banatahan Dedy dimentahkan oleh Umi Farida. Menurut Farida, Dedy merupakan salah seorang yang diduga sebagai dalang dari peristiwa yang sedang berkembang termasuk kasus jual beli tanah di atas HGU milik PT. Sanggar Agro.

            Yang mengejutkan lagi, Senin siang (24/10/2016), tiba-tiba Dedy berada di kantor Bupati Bima di BLK. Dan, pada siang usai Sholat Dzuhur, Dedy terlihat masuk ke dalam ruangan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dachlan M. Noer. Sebelum Dedy masuk ke ruangan Wakil Bupati, terlebih dahulu ada sejumlah nama lain yang juga dikenal sebagai sahabat Dedy.

            Yakni, Eri Irawadi, Sahbdun S.Ag dan sejumlah nama lainnya. Pertemuan tersebut, terlihat berlangsung tertutup. Sehingga, tidak diketahui apa saja yang dibicarakan oleh Dedy Cs dengan Wakiil Bupati Bima. “Pertemuan itu hanya bersifat mencari solusi terbaik dari permasalahan yang sedang berkembang. Kita coba selesaikan masalah ini agar tidak berlarut-larut. Jadi, jangan dipermasalahkan lagi. Dan, tidak usah lagi diberitakan,” tegas Abdul Heris SH.

            Heris juga mengaku, disinya merupakan salah satu pihak yang menghadirkan Dedy untuk bertemu dengan Wakil Bupati Bima. Tujuannya diakuinya sangat baik. Yakni, mencarikan solusi terbaik bagi masalah yang sedang berkembang.

            “Dedy, kan juru bicaranya orang-orang Oi Katupa. Jadi, dia dihadirkan di sini untuk berbicara langsung dengan Bupati Bima tetang apa saja keinginan mereka,” ujar Tokoh Muda Partai Hanura Kabupaten Bima ini. “Warga Oi Katupa akan pulang kampung besok (25/10/2016). Pemkab Bima akan memfasilitasi kepulangan mereka,” ujar Heris.

            Wakil Bupati Bima Drs. H. Dachlan M. Nor yang sempat keluar ruangan kerjanya,tepatnya disela-sela pertemuan tersebut mengaku belum tahu tentang apa yang ingin mereka sampaikan. Dan, Dachlan juga mengaku sama sekali tidak mengenal Dedy.

            “Dedy itu yang mana, jujur saya belum kenal orangnya. Oh, saya baru tahu dari anda kalau Dedy itu orangnya hitam gendurt yang baru masuk ke ruangan saya. Sekali lagi, jujur saya tidak tahu soal topik apa yang akan mereka bicarakan. Dan, sampai sekarang kita belum bicara apa-apa,” ujar Wakil Bupati kepada Visioner.     

            Pertemuan Dedy Cs dengan Wakil Bupati Bima tersebut, terlihat tidak berlangsung lama. Namun yang agak lama adalah pertemuan Sahbudin S.AG, Eri Irawadin Cs dengan Wakil Bupati Bima. beberapa saat setelah Wakil Bupati Bima kembali masuk ke ruang kerjanya, pertemuan tersebut berakhir. Konon, Dedy Cs belum berhasil membicarakan sesuatu dengan Wakil Bupati Bima.

            Usai bertemu dengan Wakil Bupati Bima, Dedy MT, sempat menegur Visioner yang sejak awal memang sengaja menunggu pernyataannya. “Mas Rizal (Pimpred Visioner), apa kabar. Alhamdulillah, saya juga baik-baik saja,” sapa Dedy.

            Dedy juga menjelaskan tentang isi pertemuannya dengan Wakil Bupati Bima tersebut. “Warga Oi Katupa akan kembali ke kampung halamannya besok. Pemkab Bima yang memfasilitasi kepulangannya. Jadi, saat bertemu dengan Wakil Bupati Bima tadi, hanya membicarakan tentang kepulangan warga Desa Oi Katupa,” ujarnya sembari meninggalkan Visioner. (Rizal)