Ady Mahyudi SE

Visioner Berita Kota Bima-Tokoh muda yang satu ini, memang luar biasa bijaknya. Beragam sentilan-sentilun, kerap ditanggapinya dengan kepala dingin, bahkan sesekali tertawa dan senyum ramah. Auran kepemimpinannya, telah teruji.

           Pernah dua periode menjadi Petinggi Parpol, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima. Tak hanya itu, ia juga pernah bertarung di Pilkada Kabupaten dan Kota Bima, kendati dipenghujung tak memperoleh keberuntungan. Namun, dia masih sangat dekat dengan masyarakat, terutama di kalangan muda.

            Dialah Ady Mahyudi SE-Kader sekaligus militansi Partai Amanat Nasional (PAN). Kini, tokoh penting yang akrab disapa Aba Ady ini, berkedudukan sebabai Ketua POK DPD I PAN NTB. Krang-kring suara telephone di Handphone (HP) visioner.co.id pada Selasa pagi (15/8/2017), berlangsung berkali-kali. Karena tak diangkat lantaran pemilik HP sedang tidur, Aba Ady pun mengirim pesan singkat (SMS). “Saya Aba Ady-mu, Zal,” begitu ujarnya.

            Ketika dihubungi kembali, anak kandung dari Tokoh penting sekaligus Pengusaha ternama asal Bima (H. Arifin H. Adnan) ini, tampaknya ingin mengklarifikasi pemberitaan visioner.co.id yang menyebutkan bahwa dirinya telah menjadi Ketua Tim Sukses (Timses) keluarga untuk Calon Walikota-Wakil Walikota Bima, H. A.Rahman H. Abidin-Drs. H. Irfan, MM.

        “Tudingan sumber bahwa saya sudah menjadi Ketua Timses keluarga untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) dimaksud adalah fitnah semata. Sekali lagi, pernyataan sumber yang telah dikonsumsi publik dalam kaitan itu adalah sama sekali tidak benar. Oleh karenanya, tolong diklarifikasi agar publik tidak terjebak pada informasi sesat,” desak Aba Ady.

            Pernyataan sumber yang menyebutkan bahwa dirinya adalah ketua Timses keluarga untuk Aji Man-Irfan, ditudingnya sebagai sesuatu yang sangat ironis. Sebab, dirinya adalah Kader PAN yang tidak mudah untuk masuk pada wilayah yang belum jelas proses, tahapan dan mekanisme sesuai ADR-ART PAN pula.

        “Pernyataan sumber melalui media ini, itu sangatlah lucu. Bicara saya menjadi Ketua Timses keluarga untuk Paslon tersebut, harus dibuktikan melalaui Surat keputusan (SK). Sementara pada kenyataannya, jangankan SK-mengadakan rapat keluarga dan membangun komunikasi dengan Paslon dimaksud, tidak pernah terjalin. Untuk itu, pemberitaan dimaksud perlu diklarifikasi agar publik tahu tentang hal sesungguhnya,” imbuhnya.

            Tokoh PAN yang telah berhasil mengantarkan Partai berlambang mataharai terbit dalam lingkaran biru sebagai Parpol pemenang Pemilu pada periode lalu ini menyatakan, karena kesannya sangat ironi dan kontradiktif terhadap proses, tahapan serta mekanisme dalam tubuh PAN-sebenarnya pemberitaan tersebut tak perlu diklarifikasi.

        “Namun, klarifikasi sangat diperlukan dengan tujuan agar tidak melahirkan resistensi tak biasa dalam internal PAN itu sendiri. Mari kita sama-sama menjaga, menghargai satu sama lain. Dan untuk visioner.co.id-tolong juga dijaga Kak Murni-mu (Murni Suciyanti) yang kini masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima. Untuk itu, sekali lagi perlu saya tegaskan baik secara pribadi maupun kelembagaan, saya tidak pernah berada pada posisi itu (Ketua Timses Keluarga untuk Aji Man-Irfan),” ulasnya.

            Aba Ady juga menegaskan, tidak pernah ada gelar rapat keluarga dalam kubu keluarga H. Arifin H. Adnan dalam rangka mendukung Paslon dimaksud. “Anda keliru mendefinisikan nama keluarga. Kalau anda menyebutkan keluarga H. Arifin, jelas itu adalah saya. Namun kalau anda menyebutkan bahwa keluarga H. Adnan dan keluarga H. Abidin telah menyatakan kesepakatan sebagaimana isi pemberitaan tersebut, itu jelas tidak saya tahu. Sebab, baik atas nama pribadi maupun kelembagaan, saya tidak pernah terlibat pada rapat keluarga sebagaimana yang disebutkan oleh sumber berita itu,” bantahnya.

            Kendati pemberitaan yang menyebutkan bahwa dirinya telah menjadi Ketua Timses keluarga Paslon Aji Man-Irfan sudah menjadi konsumsi publik, Tokoh yang selalu tampil ramah dan kaya akan senyuman ini tak pernah marah. Namun yang disesalinya, lebih kepada dirinya tidak dilakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum pemberitaan dimaksud dipublikasikan.

        “Anda tidak mengkonfirmasi saya terlebih dahulu, itu yang disayangkan. Oleh karenanya, silahkan pemberitaan itu diklarifikasi agar publik tahu bahwa isi pemberitaan sebelumnya adalah tidak benar. Sebab, saya tahu dan sangat paham tentang apa serta bagaimana proses, tahapan dan mekanisme organisasi Partai,” pungkasnya.

          Ketegasan yang sama, juga muncul dari salah seorang Kader PAN Kabupaten Bima-sebut saja Hamdan SH alias Dagon. Paria asal Desa Ngali-Kabupaten Bima yang akan bertarung untuk merebut kursi sebagai anggota DPRD NTB melalui Pileg 2019 ini, menyatakan ketidakyakinannya atas tudingan bahwa Ady telah menjadi Ketua Timses keluarga untuk Paslon Aji Man-Irfan.

       “Jangan menggiring Aba Ady pada ranah yang salah. Dia adalah Tokoh PAN yang sesungguhnya paham tentang proses, tahapan dan mekanis yang berlaku sebagaimana AD-ART Partai. Oleh karena itu, Aba Ady tidak akan mungkin berani masih pada ranah yang bertabrakan dengan AD-ART Partai,” tegas Dagon.

        Menurut Dagon, terkait Pilkada Kota Bima periode 2018-2023, Drs. HM. Lutfi Iskandar SE, diyakini akan berpasangan dengan Ketua DPRD Kota Bima sekaligus Ketua DPD PAN setempat, Feri Sofiyan SH sebagai Calon Walikota-Wakil Walikota. “Ketika keduanya sudah dideklarasikans ebagai paslon, tentu saja Aba Ady sangat pas untuk menjadi Ketua Timses pemenangan bagi keduanya. Sekali lagi, kalau Aba Ady menjadi Ketua Timses pemenangan Lutfi-Feri, itu baru pas,” ujar Dagon. (Rizal/Must/Buyung/Wildan)