Nampak Kapolfres Bima Kota, AKBP Erwin Ardiansyah, SH, S.IK Berfoto Bareng Bersama Personil Sat Narkoba dan Kedua Pelaku

Visioner Berita Kota Bima-Sekitar sebulan silam, jajaran Buser Polsek Rasanae Barat Polres Bima Kota berhasil mengungkap kasus Narkoba jenis ganja seberat lebih dari 1 Kg di wilayah Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat. Pada pengunglapan kasus itu, suami-istri kabur dan kini ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Konon kabaranya, Pasangan Suami-Istri (Pasutri) ini telah kabur ke luar Kota. Namun, Polisi masih memburunya. Lepas dari kasus itu, Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 15.45 Wita, Tim Opsnal resnarkoba Polres Bima Kota dibawah kendali Kasat Narkoba, Iptu Masdidin SH berhasil mengungkap kasus Narkoba jenis ganja seberat 800 gram.

Pada moment itu, Polisi berhasil menggulung seorang pelaku berbadan gemuk berinisial CM warga asal Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, dan seorang rekanya asal Desa Sarita Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Kedua pelaku digulung usai mengambil ganja seberat hampir 1 Kg tersebut pada sebuah jasa pengiriman di wilayah Keamatan Rasanae Barat.

Selain miris, pada peristtiwa pengungkapan kasus ini selain miris juga ada kisah nyata yang sangat lucu. Yakni pria berbadan gemuk itu menangis histeris sejak ditangkap hingga dimasukan ke dalam sel tahanan. Pelaku menangis histeris, pun sempat direkam menggunakan video amatir.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota, Iptu Masdidin, SH pun memebenarkan hal itu. Pelaku diakuinya menangis hingga keringatnya membasahi badanya. Hal itu mengesankan bahwa pelaku takut dan malu atas kejahatan yang dilakukanya.  “Ia, pelaku itu sempat menangis histeri sejak ditangkap higga dimasukan ke dalam sel tahanan,” ungkap Masdidin.

Masdidin kemudian menjelaskan, selain barang bukti (BB) ganja tersebut-Polisi juga berhasil megamankan bukti lainya seperti smartphone merk Oppo dan uang tunai sebesar Rp72 ribu. “Kami menangkap kedua pelaku setelah mendapatkan informasi actual dari masyarakat. Dan, kini kedua pelaku sedang ditahan dan diamankan di sel tahanan Polres Bima Kota,” ungkap Masdidin.

Jauh sebelum melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku, pihaknya terus melakukan pemantauan di sekitar wilayah jasa pengiriman dimaksud. Pemantauan tersebut, dilakukan oleh Kanit Narkoba Bripka Taufarrahman, SH bersama pasukanya. “Selanjutnya setelah datanya actual, tim langsung bergerak menangkap kedua pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Opsnal, paket tersebut sudah ada sejak tiga hari lalu pada jasa pengiriman tersebut,” bebernya. (TIM VISIONER)