Dari moment spesial untuk Agus dan dua rekannya di Bima

Visioner Berita Bima-Siswa asal SMAN I Woha-Kabupaten Bima yakni Agus Putra Pratama Yudha, sukses membalikan keadaan tentang Bima. Dialah delegasi Bima satu-satunya yang lolos menjadi Peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih (Paskibraka) di Istana Negara pada 17 Agustus 2017 lalu.

Prestasi mulia yang sukses diperoleh oleh anak Desa sekaligus dara kelahiran Renda-Belo campuran Risa-Woha ini, diakui menjadi sebuah kebanggaan bersejarah dan tak akan terlupan oleh Bima dan masyarakatnya. Oleh karenanya, kesukses yang berhasil digapai oleh anak Sersan Muhtar (prajuri TNI) ini, sangat wajar memperoleh kejutan atau hadiah besar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima.

Pihak-pihak di Bima yang bangga dan bahagia atas prestasi faktual dari anak bangsa yang didik secara keras oleh sejumlah pihak termasuk Dandim 1608 Bima Letkol Czi Yudil Hendro ini, adalah mulai dari tukang sapi hingga ke tingkat elit.

“Agus, kau telah membuktikan bahwa di Bima memiliki muiara sangat berharga,” begitu pengakuan banyak pihak tentang ramaja yang bercita-cita ingin meneruskan jejak ayahnya sebagai anggota TNI ini (Agus Putra Pratama Yudha).

Bupati-Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri-Drs. H. Dahlan M. Noer, praktis dibuat geleng-geleng kepala oleh remaja dengan tinggi badan 175 Cm ini. Tak Cuma itu, kedua pemimpin di Kabupaten Bima yang dikenal RAMAH ini, pun matanya berkaca-kaca saaty menyaksikan penampilan Agus saat HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017 di Istana Negara melalui saluran media kaca (TV).

Tak itu saja, kedua pemimpin yang sukses menggulung Incumbent pasa Pilkada lalu ini, juga menyatakan rasa haru, bangga dan bersyukur atas kehebatan yang sukses digapai oleh Agus. Oleh karenanya, Bupati-Wakil Bupati Bima, saat itu berjanji akan membuat sebuah kejutan untuk Agus. Namun saat itu, kepada visioner.co.id-Bupati Bima enggan membukanya secara blak-blakan. “Kejutan dong, dan ini rahasia dong,” begitu letupa manis yang keluar dari bibir Hj. Indah Dhamayanti saat itu.

Minggu (27/8/2017) jadi saksi, dimana ratusan mata menyaksikan pemebuktian dari janji Bupati-Wakil Bupati Bima kepada Agus tersebut. Setibanya di Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima, “bangsa emas’ bernama Agus ini-terlihat diperlakukan secara istimewa oleh Bupati-Wakil Bupati Bima yang juga disaksikan oleh Kapolres Bima Bima Kabupaten AKBP M. Eka Fathurrahman SH, SIK, Dandim 1508 Bima Letkol Czi Yudil Hendro, DPRD Kabupaten Bima dan sejumlah pihak penting lainnya.

Namun sebelum menuju ruang VIP Bandara Sultan Salahudin Bima, Agus dan seorang rekan sesama Paskibrakanya dijemput dari tangga pesawat oleh tiga personil prajurit TNI asal Kodim 1608 Bima sembari Bima, salah satunya dan Babinsa Tente Sertu Faris. Saat itu, agus dan Paskibraka Wanita itu terlihat membawa bendera merah putih. Sedangkan Sertu Faris, terlihat mengacungkan bendera Kesultanan Bima.

Kembali kepada janji Bupati-Wakil Bupati Bima dimaksud, di Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima, Bupati Bima menyerahkan hadiah Tabungan Tambora Bank NTBm sebesar Rp15 juta dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio 125 Cc untuk Agus. Kemurahan hati Bupati-Wakil Bupati Bima, bukan saja terletak pada Agus.

Tetapi, juga kepada dua orang rekannmya Agus yang juga tampil sebagai anggota Tim Paskibraka asal NTB yang juga tampil di Istana  sebagai anggota Paskibraka pada HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017 di Istana Negara.

Yakni Anindia Putri dan Syarif Hidayatullah. Kedua orang anak bangsa berprestasi yang telah mengharumkan nama NTB ini, masih-masing mendapatkan hadiah berupa uang tunai. Namun, nominal hadiah yang diterima oleh keduanya, hingga detik ini tidak diumumkan (mungkin karena soal hubungan antara manusia dengan Allah).

Usai ara penyambutan dan penyerahan hadiah kepada tiga anak bangsa berprestasi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan acara arak-arakan dengan menggunakan kendaraan dan diringi oleh kendaraan lainnya. Ratusan orang  yang dipimpin oleh Bupati-Wakil Bupati Bima, terlihat pada moment sakral ini.

Liputan langsung sejumlah wartawan pada moment tersebut melaporkan, Bupati Bima-Wakil Bupati dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) terlihat melepas konvoi alias arak-arakan terhadap ketiga anak bangsa berprestasi ini. Rutenya, mulai dari bandara, Desa Teke, Cenggu, Ngali, Sakuru,Samili, Woha, Godo, Cabang Bolo hingga ke Terminal Bolo dan kemudian berakhir di Kantor Camat Woha.

Moment tersebut, praktis disambut meriah oleh warga di sejumlahj wilayah terhadap ketiganya. Aacara arak-arakan (konvoi keliling) terhadap tiga anak bangsa beroprestasi ini, tercatat berlangsung beberapa jam lamanya. Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang dimintai komentarnya, menyatakan rasa syukur dan terimakasih kepada tiga anak bangsa berprestasi ini.

Selain itu, Bupati juga menyatakan apresiasinya, dan berharap agar keberhasilan yang telah diukir oleh ketiga anak bangsa ini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi rekan-rekannya yang lain di kemudian hari. “Mereka adalah kebanggan kita semua. Mereka telah mampu membuat Bima hebat di mata Nusantara bahkan dunia. Oleh karenanya, kita harus beryukur kepada Allah SWT, dan berterimakasih kepada ketiga anak bangsa asal NTB ini. Sebab, telah sukses membuat sejarah baru bagi Bima dan NTB pada umumnya,” ujar Bupati.

Prestasi yang diraih oleh ketiga anak bangsa ini, akuinya murni berdasarkan kemampuan dan keulitan yang melekat dalam dirinya masing-masing. Dan diyakininya pula, ketiga anak bangsa dimaksud adalah orang-orang yang tidak bersentuhan dengan Narkoba, Miras maupun Tramadol. “Kalian adalah bangsa berprestasi, dan bangsa yang hebat serta mampu mengusung kebanggaan semua pihak. Dan, kalian bukanlah generasi Tramadol,” tegas Bupati. (Rizal/Must/Buyung/Wildan)