Bripka Sarjan Adi Buana Saat menerima piala atas prestasi gemilangnya

Visioner Berita Bima-Di mata Nusantara, sejak dulu hingga sekarang, Bima dikenal dengan kekentalan nilai Islamnya. Orang Bima pintar mengaji, rajin beribadah, nilai gotong-royong masih kental, patuh, taat, penuh toleransi dan masih banyak nilai-nilai lainnya yang tetap terjaga dan bahkan terlestari.

Tetapi dibalik pengakuan tersebut, pergeseran nilai-nilai di Bima yang berjalan seiring dengan perkembangan zaman, seolah tak terbantah. Antara lain, kejadian yang bersifat kasusistic seperti pembunuhan di beberapa tempat lantaran hal sepele, kambuhnya perkelahian antara kampung (Risa Vs Dadibou) anak-anak muda (remaja) terlibat sebagai penikmat tramadol dan Curanmor, Miras, Tramadol dan Nakorba hingga ‘kesan ekspersi kebebasan tak terikat’.

Masalah-masalah tersebut terjadi, berbagai pihak di Bima menduganya, pemicu utamanya lebih kepada para pelakunya yang lupa terhadap ajaran Tuhan (Allah SWT). Misalnya berbagai bentuk ibadah yang terkesan diabaikannya, demikian pula soal tingkat ketaatan hingga rasa hormatnya kepada Tokoh maupun orang tua (masih bersifat kasusitic). Yang tak kalah ‘pilunya’, dulu suara Al-Qur’an terdengar terngian di tap-tiap rumah warga Bima, namun kini terkesan ‘kian sepi’, kecuali di Masjid dan Musholah saja.   

Tetapi, ditengah kesan kian sepinya suara Al-Qur’an, namun seorang Polisi yang kini menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Desa Kalampa, Kecamatan Woha-Kabupaten Bima yakni Bripka Sarjan Adi Buana menunjukkan kehebatannya. Bentuknya, ia berhasil tampil juara I sebagai Qori terbaik pada pelaksanaan Musbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Polda NTB yang baru saja usai dilaksanakan.

Atas prestasi mulianya, Qori terbaik utusan Polres Bima Kabupaten dibawah kendali Kapolres AKBP  Bagus Satrio Wibowo, SIK ini, selain piala juga mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolda NTB, Brigjend Pol Drs. Firli M.Si. Atas piala dan piagam penghargaan yang terimanya, wajah Polisi berpangkat Bripka dalam fotonya yang di posting di Media Sosial (Medsos), terlihat semringah (ceriah).

Informasi sekaligus fakta penting tentang kehebatan Bripka Sarjan Adi Buana ini, bukan diperoleh media ini di pihak Polres Bima Kabupaten atau Polda NTB. Tetapi, ditemukan melalui postingan seorang warga asal Kecamatan Palibelo yakni Ayani Prawira Yudha yang diposting melalui akun Facebooknya (FB), Sabtu malam (11/11/2017).

Pada postingannya tersebut, Ayani menyatakan apresiasi, terimakasih sekaligus rasa terhadap Bripka Sarjan Adi Buana ini. “Terimakasih adinda, engkau adalah abdi negara yang luar biasa, mampu menorehkan prestasi gemilang. Dan dibalik seragammu, engkau menyiman ahlak mulia,” demkian papar Ahyani di akun Fbnya.

Masih soal prestasi gemilag yang sukses diraih oleh Bripka Sarjan Adi Buana ini, sejumlah nitizen di Medsos maupun di dunia nyata, pun memberikan apresiasi serta rasa bangganya. Tak hanya itu, acungan jempolpun diarahkan oleh mereka terhadap Polisi yang satu ini. Informasi lain yang diperoleh visioner.co.id tentang Bripka Sarjan Adi Buana ini juga menyebutkan, bakat mengajinya terjadi sejak ia kecil. Bakat itu terus dia asah dan kembangkan, sehingga diapun menjadi salah seorang pelantun Qur’an terhebat di jajaran Polres Bima Kabupaten, dan kini menjadi salah seorang yang terhebatan pada event MTQ tingkat Polda NTB.

Pun atas prestasi gemilang Bripka Sarjan Adi Buana ini, banyak pihak yang mengharapkan, dapat dijadikan sebagai contoh terbaik oleh berbagai lapisan masyarakat Bima, khususnya kalangan anak-anak muda yang terkesan kian ‘abai’ terhadap Al-quran dan berbagai bentuk ibadah lainnya. Berbagai pihak juga mengimbau, Bripka Sarjan Adi Buana ini adalah fakta penting yang mendesak terbukanya cakrawala berpikir semua pihak untuk menggemakan Bima dengan suara-suara Al-Qur’an (mengaji). Selamat, sukses dan seribu jempol buatmu Bripka Sarjan Adi Buana. (TIM VISIONER)