Utadz Asikin Bin Mansyur

Visioner Berita Kota Bima-Forum Umat Islam (FUI) Cabang Bima, merupakan salah pihak yang menyayangkan peristiwa penembakan terhadap dua anggota Polri yaki Bripka Abdul Gafur dan Bripka Zainal oleh pelaku yang belum dibekuk sampai saat ini, pada Senin pagi (11/9/2017). Atas kejadian tersebut, Selasa (12/9/2017)  sejumlah personil FUI Bima  mendatangi Kantor Walikota Bima dan bertemu langsung dengan Wakil Walikota Bima H. A.Rahman H. Abidin.

            Usai pertemuan dengan orang nomor dua di Kota Bima ini, Ketua FUI Bima Ustadz Asikin Bin Mansyur juga menegaskan, sebaiknya semua pihak tidak terlalu cepat menjustifikasi bahwa sejumlah orang yang diambil oleh polisi pasca terjadinya penembakan terhadap dua anggota Polti tersebut sebagai teroris.

       “Jangan terlalu mudah menuding bahwa sejumlah orang yang masih diamankan itu langsung dicap negatif apalagi stigmatisasi Islam. Sebab apapun itu adalah bersifat oknum, dan FUI peristiwa itu terjadi, serta bagaimanapun motifnya. Tak hanya itu, FUI juga mengutuk peristiwa dimaksud,” tegasnya.

            Langkah selanjutnya, pihaknyan meminta kepada Pemerintah agar mengambil langkah cepat dan serius membersihkan Bima dari zona merah dan tudingan sebagai sarang teroris sebagimana sudah disepakati oleh seluruh komponen beberapa waktu lalu.

          “Masalah pemberitaan media massa, juga ada yang simpang siur. Tetapi, ada juga pemberitaan yang tidak menyebutkan mereka sebagai teroris. Untuk itu, kedepannya kami minta agar pemberitaan-pemberitaan media massa untuk tidak mendiskreditkan Islam dengan isu teroris,” imbuhnya.

            Peristiwa yang terjadi tegasnya, adalah tetap bersifat kasusistis, Oleh karenanya, semua pihak tidak mengenerasilirnya. Untuk itu, FUI bersepakat untuk mendorong masalah kasusistis tersebut pada penegakan supermasi hukum. “Karena sekarang kami masih terus melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk Muslim Rohingya (Myanmar), jadi kami belum sempat datang ke Mapolres Bima Kota. Tetapi, masalah ini juga sudah kami bicarakan dengan Kasat Intelkam setempat. Dan Kasat Intelkam meninta agar kami tidak turun terkait masalah ini,” tandasnya.

            Terkait sejumlah orang yang masih diamankan di Mapolres Bima Kota itu, pihaknya juga sudah membicarakannya dengan Wakil Walikota Bima. “Pak Waklil Walikota Bima menyampaikan kepada kami, sejumlah orang yang diambil oleh aparat tersebut masih diamankan dulu,” terangnya.

            Dalam kasus tertembaknya dua anggota Polri tersebut, pihaknya berharap agar pihak penegak hukum agar bertindak objektif, proporsional, profesional dan bertanggungjawab. “Jika mereka terlibat, katakan terlibat. Jika tidak ya silahkan mereka dilepas,” desaknya. (TIM VISIONER)