Pasangan "IMAN"

Pasangan SYAFA’AD Hingga Kini Belum Ada Rekomendasi Parpol

Visioner Berita Kabupaten Bima-Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, dikabarkan akan berlang pada tanggal 16 September 2020. Namun data terkini yang dihimpun oleh Visioner mengungkap, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang diyakini akan kembali berpasangan dengan Drs. H. Dahlan M. Noer (Dinda-Dahlan) hingga kini terlihat masih sangat enjoy dengan keadaan karena telah mengantongi sejumlah Parpol pengusung.

Diantaranya Partai Golkar, Gerindra, PPP, PKB, dan kemungkinan besar juga akan didukung oleh Partai Demokrat dan Nasdem. Pasalnya, informasi terkini Dinda-Dahlan sedang intens melakukan pendekatan dengan dua Parpol tersebut sebagai pengusungnya (Demokrat dan Nasdem).

Sementara wacana sebelumnya yang menyebutkan bahwa H. Herman Alfa Edison (HAE) yang disebut-sebut akan ditarik sebagai pasangan oleh IDP, namun info terkini menduga telah berubah drastis. Kabar tersebut menyebutkan bahwa Dinda masih sangat kokoh untuk kembali berpasangan dengan Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025. Namun pada pleno Partai Golkar yang berlangsung beberapa hari lalu menguak adanya nama Herman pada urutan kedua setelah Dahlan, selanjutnya ada nama Ir, Suryadi dan H. Abdullah alias H. Ola sebagai kandidat Calon pasangan dari Dinda.

Untuk memastikan siapa sesungguhnya nama-nama tersebut sebagai pasangan Dinda, diakui akan berpulang kepada DPP Partai Golkar sebagai penentunya. Tetapi pada rapat pleno Partai Golkar yang berlangsung di Mutmainah Hotel tersebut, Dinda dengan tegas menyatakan bahwa harmonisasi hubunganya dengan Dahlan masih sangat baik. Tak hanya itu, pada kesempatan itu pula Dinda menyatakan bahwa selama ini hubunganya dengan Dahlan masih fine-fine saja alias tak ada gangguan apapun.

Sementara “ekspektasi” HAE agar ditarik sebagai pasangan oleh Dinda, nampaknya harus “pupus. Diduga berangkat dari kabar tentang masih utuhnya hubungan Dinda-Dahlan, HAE pun diisukan telah memutuskan untuk maju sendiri sebagai Calon Wakil Bupati Bima periode 2020-2025 berpasangan dengan rekan sesama Partainya (PKS) yakni dr. H. Irfan. Pasangan ini, dinamai “IMAN” oleh para pendukungnya.

Pantauan langsung Visioner khususnya di Media Sosial (Medsos) mengungkap adanya foto pasangan “IMAN” yang diposting oleh sejumlah pendukungnya. Yakni melalui akun FB bernama Pena Bumi alias Suryadi S.P.di, Hartoyo (konsultan politik pasangan “IMAN” dan beberapa orang lainya. Pada Medsos tersebut, juga ditemukan adanya pertemuan penting antara pasangan “IMAN” dengan Politisi PKS, salah satunya adalah anggota DPRD NTB yakni H. Syamsudin, SE di salah satu tempat di Bima.

Kabar-kabar lain yang diperoleh Visioner melaporkan, pasangan “IMAN” ini akan segera menggelar acara deklarasi. Hal itu, menyusulnya ada isu yang menyebutkan bahwa pasangan ini telah mengantongi Parpol Pengusung, yakni PDIP, HANURA dan PKS. Namun, soal rekomendasi dari tiga Parpol tersebut untuk pasangan “IMAN” hingga kini dinilai masih sangat dirahasiakan oleh pasangan “IMAN” maupun para pendukungnya.

Sedangan Drs. H. Muhammad Syafrudin H. M. Nur S.Pd yang disebut-sebut berpasangan deengan Adi Mahyudy, SE (SYAFA’AD), terpantau sejak awal hingga saat ini masih intens untuk ke lapangan di berbagai wilayah di Kabupaten Bima. Hal tersebut, terpantau melalui Medsos yang diposting oleh para pendukungnya. Baligo “SYAFA’AD) yang dipsoting oleh para pendungnya di Medsos, juga masih terlihat sampai dengan detik ini.

Kendati demikian, kabar yang diperoleh Visioner melaporkan bahwa pasangan ini sampai sekarang pasangan ini dikabarkan belum memiliki rekomendasi Parpol pengusungnya. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Nasdem yang “digadang-gadang” untuk mendukung pasangan ini, hingga sekarang belum mengeluarkan rekomendasi.

Isu-isu lain jelang Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, juga terlihat adanya “sesuatu” yang terjadi di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Yakni, Baligo bergambar Dinda telihat tumbang dan bahkan hancur. Hal tersebut, diduga dirusaki oleh oknum tertentu. Dan ada pula yang menduga bahwa hal tersbeut dipicu oleh angin topan. Masalah yang satu ini, terpantau di Medsos-masih ramai diperdebatkan. Dan di Medsos itu pula, terkuak adanya informasi bahwa peristiwa itu akan dilaporkan secara resmi kepada pihak berwajib (Polisi). (Catata Terkini TIM VISIONER)