Wanita Cantik dan Seorang Pria Yang di Bekuk (Dukuk) bersama BB Narkoba Jenis Sabu dan Sat Narkoba Polres Bima Kota

Visioner Berita Kota Bima-Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, terpetakan sebagai wilayah paling marak bagi peredaran Narkoba jenis Sabu. Pengungkapan yang sangat intens oleh Sat Narkoba Polres Bima Kota baik sejak dulu hingga sekarang, merupakan indikator tak terbantahkan bahwa di wilayah itu sebagai salah satu “sarang” transaksi jual-beli Narkoba jenis Sabu.

Tertangkap satu tumbuh lagi yang lainya soal Narkoba di wilayah Kelurahan Tanjung, juga diakui bukan sesuatu yang baru bagi Polisi dan Publik. Lagi-lagio soal Narkoba jenis Sabut, Sat Narkoba Polres Bima Kota dibawah kendali Kasat Narkoba, Iptu Masdidin, SH kembali membuktikan keberhasilanya. Selasa (8/10/2019) seorang wanita cantik betrkulit putih betrininisial MM alias Mut (22) dan seorang pria berinisial FPA (23) berhasil digulung oleh Tim Opsnal Resnarkoba Polres Bima Kota yang dikendalikan langsung oleh Kanit Narkoba, Bripka Taufarrahman, SH.

Pembekukan kedua pelaku dengan Barang Bukti (BB) berlangsung salah satu rumah kost di RT 12/04 Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat sekotar pukul 10.00 Wita. FPA merupakan warga asal RT 13/02 Kelurahan Tanjung. Sementara MM alias Mut merupakan warga asal RT 06/03 Kampung Benteng Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima.

Dalam kasus ini, Polisi berhasil mengamankan BB. Yakni 1 lembar plastik klip ukuran besar berisi 5 plastik klip berisi sabu dengan berat 3,83 gram, 1 lembar plastik klip kecil berisi 5 plastik klip kecil berisi Sabu dengan Netto seberat 0,44 gram, 1 lembar plastik klip berisi 5 plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,59 gram, 1 lembar plastik klip berisi 1 plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,19 gram, dan 1 lembar plastik klip berisi sabu seberat 0,06 gram. Total berat keseluruhan barang haram ini setelah ditimbang adalah seberat  5,11 gram.

Sementara BB lainya yang diamankan oleh Polisi dalam kasus ini, yakni 1 buah Bong,  2  buah Korek gas, 2 buah Tabung Kaca, 2 buah tutup bong, 1 buah Sendok pipet, 1 buah gunting, 1 buah HP Samsung besar, 1 buah HP merk Xiaomi, 1 buah HP Samsung Kecil dan uang tunai sebesar Rp. 6.890.000.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota, Iptu Masdidin, SH membenarkan adanya peristiwa pengungkapan kasus Narkoba jenis sabu dan mengamankan BB serta dua pelaku itu. “Kini keduanya sedang ditahan dan diperiksa di Kantor Sat Narkoba Polres Bima Kota. Keduanya memang sudah lama diintai, Alhamdulillah sekarang berhasil dibekuk,” ungkapnya.

Kronologhis pengungkapan kasus ini, diakuinya berawal dari informasi dari masyarakat. Informasi tersebut menyebutkan bahwa di rumah kost tersebut sering dijadikan sebagai tempat transaksi jual-beli Narkoba jenis sabu. “Dari inofmasi itu, Tim Opsnal Resnarkoba Polres Bima Kota langsung mengumpulkan anggota, diberikan APP dan kemudian bergegas ke TKP untuk melakukan pemantauan secara angsung,” tandas Masdidin.

Setelah mendapat informasi A1, Tim langsung menuju TKP dan melakukan penggerebekan. Saat dilakukan penggerebekan, Terduga FP sedang tiduran di dalam kamar kos bersama seorang rekannya Mut. Kemudian sebelum dilakukan penggeledahan, Tim memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan. Setelah dilakukan penggeledahan, tim menemukan barang bukti yang ada didalam kantong celana sebelah kiri dan kanan yang dikenakan terduga. Saat ini Terduga dan BB telah diamankan di Sat Resnarkoba Polres Bima Kota untuk proses lebih lanjut.

Usai melakukan pemantauan dan memastikan aktualitas datanya, Tim Opsnal kemudian menuju rumah kost tersebut untuk melakukan penggledahan. Saat itu, Polisi kemudiann menemukan FPA sedang tidur bersama MM alias Mut. Dan saat itu pulala Polisi melakukan penggeledahan. Namun sebelumnya, Polisi terlebih dahulu Polisi memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan aksi penggeledahan.

“BB Narkoba jenis sabu tersebut ditemuikan oleh Tim Opsnal Resnarkoba di kantung celana kiri dan kanan milik FPA. Usai menemukan BB Narkoba tersebut, Polisi langsung menggelandang kedua pelaku ke Kantor Sat Narkoba Polres Bima Kota untuk diperiksa lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Masdidin kemudian berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga-melestarikan kerjasama yang baik dalam pengungkapan kasus Narkoba yang terjadi di wilayah ini. Partisipasi masyarakat selama ini dalam bentuk memberikan informasi actual hingga pelakunya berhasil dibekuk bersama Bbnya, patut diakui adanya.

“Oleh karenanya, kami berterimakasih dan memberikan apresiasi yang sangat besar kepada masyarakat. Untuk kedepanya, kami tidak bosan-bosan untuk berharap agar kerjasama yang baik ini tetap dijaga dan dilestarikan sampai kapanpun. Sebab, Narkoba itu harus dituntaskan demi menyelamatkan nasib dan masa depan anak bangsa khususnya kalangan remaja,” imbuhnya. (TIM VISIONER)