Foto Bersama Pasca Rapat Pleno

Visioner Berita Kota Bima-Pelaksanaan Pilkada Kota Bima periode 2018-2023, akan dilaksanakan pada Juni 2018. Sementara dinamika jelang pesta demokrasi spektakuler tersebut, hingga kini kian seksi saja yang dipertontonkan oleh sejumlah kandidat Calon Walikota. Seiring dengan melaju kencangnya konstalasi politik, sepertinya bakal ada figur kandidat Calon Walikota yang “bakal gigit jari” lantaran tak dapat Parpol pengusungnya. Kendati demikian, namun masih saja ditemukan adanya kandidat Calon yang terus memburu Parpol pengusung.

            Masih soal dinamika terkini tentang konstalasi politik jelang Pilkada Kota Bima. HM. Lutfi Iskandar, SE (anggota Komisi VIII DPR-RI) yang sudah membulatkan tekadnya maju, kini semakin tersenyum lega. Sejumlah parpol pengusung Lutfi yang dikabarkan akan berpasangan dengan Feri Sofiyan SH (Ketua DPRD Kota Bima sekaligus Ketua DPD PAN Kota Bima) ini, telah digenggam baik secara defacto maupun dejure.

            Setelah PBB dan PKPI, kini Lutfi kembali “memenangkan pertarungan” merebut Partai Golkar sebagai kendaraan politiknya. Keberuntungan Lutfi dalam kaitan itu, mencerminkan bahwa Lutfi yang terhebat di mata Parpol berlambang pohon beringin ini, sekaligus “menggilas” kandidat lain yang sebelumnya juga ikut mendaftarkan diri sekaligus berusaha maju ke panggung Pilkada Kota Bima.

            Informasi penting tersebut, diperoleh visioner.co.id pada selasa (1/8/2017), dan dinilai sebagai “Hoki Agustus” bagi Lutfi. Golkar mengusung Lutfi, itu terungkap berdasarkan hasil rapat pleno Bapilu DPP bersama PP Golkar wilayah 2 yang dimpimpin langsung oleh Ketua Harian Nurdin  Halid dan Ahmad Hidayat selaku Ketua PP wilayah 2 Indonesia, Wasekjen Indonesia wilayah 2 Indonesia Mustafa M. Rajak dan AA Bagus Adhi Mahendra sebagai Ketua PP  Golkar wilayah Bali-Nusra.

            Rapat pleno tersebut, berlangsung pada Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 19.30, dan memutuskan mengusung Lutfi sebagai Calon Walikota Bima periode 2018-2023. Untuk memperkuat keputusan melalui rapat pleno tersebut, salah satunya pihak PP menunjuk hasil dokumentasi berupa foto bersama dengan Lutfi. Tentang kebenaran dari informasi ini, juga diakui adanya oleh Ketua PP Golkar wilayah Bali-Nusra, AA Bagus Adhi Mahendra.

            Bagus Adhi Mahendra yang juga anggota DPR-RI ini menjelaskan, ada tiga nama figur yang dikirim dari daerah melalui hasil penjaringan pada wilayah 3. Yakni Hj. Fera Amelia SE, MM, Ir. H. Sutarman dan HM. Lutfi Iskandar, SE. Sementara dasar pertimbangan menetapkan Lutfi sebagai Calon Walikota Bima, diakuinya berdasarkan hasil survey.

           “Dari hasil survey yang dilakukan, Lutfi adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan yang lainnya yang mendaftar pada Golkar. Selain itu, hasil survey juga menyimpulkan bahwa Lutfi memiliki memiliki elektabilitas tertinggi dari Tokoh-Tokoh lainnya yang tidak mendaftar pada Partai Golkar,” ungkap Bagus Adhi Mahendra kepada Wartawan, Selasa (1//8/2017).

         Hasil pleno ini diakuinya, juga sudah disamoaikan kepada DPD I dan DPD II Partai Golkar untuk kemudian disosialisasikan agar elektabilitas kandidat yang diusung terus meningkat.

       “Berdasarkan pengalaman Lutfi yang sudah lama di Jakarta dan menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode dengan sekarang, dapat memajukan Kota Bima dan masyarakatnya jika terpilih sebagai Walikota setempat pada periode 2018-2023. Kami percaya, dengan pengalamannya di Jakarta yang di dukung oleh kinerjanya di DPR-RI selama hampir dua periode dengan sekarang, Lutfi akan mampu membawa Kota Bima dan masyarakatnya ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

        Catatan penting Vvisioner.co.id tentang konstalasi politik jelang Pilkada baik Pilgub NTB maupun Pilkada di tingkat Kabupaten dan Kota se NTB melaporkan, hingga saat ini baru Lutfi yang telah sukses memiliki Parpol pengusung dan telah memenuhi quota sebagai syarat maju ke panggung pertarungan bergensi dimaksud (Pilkada Kota Bima). Sementara yang lainnya, masih terus berkompetisi berjuang untuk mendapatkan Parpol pengusung. Hal tersebut, juga dbenarkan oleh Bagus Adhi Mahendra. (Rizal/Must/Buyung/Wildan)