Wakil Walikota Bima, H Arahman H Abidin saat pimpin Rakor

Melihat situasi pasar Amahami, Kota Bima sangat memprihatinkan. Kondisi pasar yang baru dibangun itu nampak kumuh dan bauh menyengat hidung.

Aktivitas tiap harinya  terjadi di  pasar ini, walaupun  keadaan pasar yang semrawut. Terlebih lagi lingkungannya terlihat kumuh dan bauh menyengat. Sudah sepantasnya pihak pemerintah meninjau pasar tersebut, untuk melihat kondisi dan keadaan sebenarnya. Pasar ini harus dilakukan penataan supaya lebih bersih. Sehingga pedagang dan penjual nyaman  dalam melakukan transaksi  jual beli dan terhindar dari  segala penyakit

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Rabu (03/02) langsung melakukan rapat koordinasi sebagai langkah untuk melakukan penataan pasar yang masih belum layak tersebut. Rapat ini langsung dipimpin oleh Wakil walikota Bima, H A Rahman, untuk menyusun program penataan yang lebih efektif.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri beberapa instansi terkait. Antara lain, Dinas PU, BPBD, Koperindag, Tata Kota, Perhubungan, Sat Pol PP dan Bagian Pemerintahan. Selain itu, hadir pula Bagian Umum, Lurah Dara, Camat Rasa Nae Barat, Para Asisten Setda, Staf Ahli dan Kepala Pasar.

Beberapa poin dibahas dalam rapat tersebut. seperti, Pengaturan suplai air bersih, kebersihan pasar, tapal batas pasar dan rekayasa lalulintas untuk akses pengguna pasar. Rapat dimulai dengan penayangan foto kondisi pasar melalui hasil Sidak Wakil Walikota Bima, sehari sebelumnya.

Menurut Wakil Walikota, kondisi pasar Amahami saat ini cukup mengecewakan. Padahal kata Dia, Pemerintah telah mendapat bantuan miliaran rupiah untuk membangun pasar modern tersebut.

“Kepercayaan dari Pemerintah Pusat yang telah memberikan anggaran untuk pembangunan pasar di wilayah kita, jangan sampai kita sia-siakan,”Kata Wakil Walikota Bima.

 

Menyikapi kondisi pasar ini, Semua instansi terkait diminta melaksanakan program konkrit guna mendorong tumbuhnya pasar modern. Sehingga bisa berkembang menjadi pusat perekonomian masyarakat Kota Bima. (Syarif)