H. Ahmad (baju merah tiga dari kiri)

Visioner Berita Kota Bima-Konstalasi politik menuju Pilkada Kota Bima periode 2018-2023, kian hari kian memunculkan hal-hal yang berbeda, dan tak jarang mengejutkan. Wacana tentang HM. Lutfi Iskandar SE (anggota DPR-RI) untuk berpasangan dengan Feri Sofiyan SH (Ketua DPRD Kota Bima sekaligus Ketua DPD PAN setempat), tampaknya bukan cerita hampa.

       Tetapi, keduanya semakin memberikan keyakinan akan berpaketan setelah sebahagian besar Parpol pendukung telah merapat kepada keduanya pula (baik secara the jure maupun the facto). Dan kabar menyebutkan bahwa Parpol yang tersisa, hanyalah PDIP, Demokrat dan Nasdem. Pun tiga Parpol ini, dikabarkan masih diburu oleh Incumbent-sebut saja H. A.Rahman H. Abidin SE yang akrab disapa Aji Man (Wakil Walikota Bima) yang menurut wacana-akan berpaketan dengan Drs. H. Irfan MM (Ketua LPMP NTB).  

            Hanya saja, pertanyaan tentang kapan Lutfi-Feri akan dideklarasi, hingga detik ini belum juga terjawab. Ada yang bilang akan deklarasi dalam waktu dekat, dan ada pula yang menyebutkan masih menunggu moment yang tepat. Menariknya, pasca kekuatan wacana bahwa keduanya berpaketan, ratingnya pun kian hari kian meningkat saja. Hal tersebut, seolah memposisikan keduanya memiliki daya tarik yang lebih ketimbang kandidat lainnya.

            Masih soal konstalasi menuju panggung Pilkada Kota Bima, Kamis (31/8/2017) tepatnya malam Idul Adha 1438 H, spontan saja muncul fakta politik yang mengejutkan. Dan fenomena tersebut, dimaknai sebagai “kado Idul Adha” buat Lutfi-Feri. Yakni, H. Ahmad yang merupakan paman H. A.Rahman H. Abidin-dengan tegas menyatakan mendukung penuh pasangan Lutfi-Feri.

            “Saya tidak bisa bicara dua kali, dan catat itu. Dari awal dan sampai kapanpun, saya tetap mendukung pasangan Lurfi-Feri. Ini komitmen yang tidak mungkin saya hianati.  Motivasi saya untuk mendukung keduanya, tentu saja memiliki alasan yang rasional. Yakni, keduanyanya memiliki komitmen tinggi untuk membenahi Kota Bima, soal tanggap darurat dan keduanya sangat respek,” ujar Pengusaha kelahiran Kelurahan Penatoi yang bergerak di bidang Adverting dan Batu Bara yang berdomisili di Jakarta ini, Kamis (31/8/2017)

            Pernyataan H. Ahmad tersebut, berlangsung di rumahnya di jalan Gajah Mada, Penatoi-Kota Bima. Pernryataan yang bersangkutan, juga disaksikan oleh banyak Tokoh penting termasuk Politisi di DPRD Kota Bima. Diantaranya, Andi Alfian (Pawan dari Golkar), Nazamudin (PKPI), H. Syafriansyah (anggota DPRD NTB sekaligus Ketua PPP Kota Bima), Sekretaris PAN Kota Bima M. Nor dan SAW yang juga anggota DPRD Kota Bima dari PAN serta Syamsuri SH (anggota Dewan Kota Bima dari PAN).

            “Kendatipun saya berdomisili di Jakarta, namun saya terus mengamati baik tentang Feri maupun Lutfi. Dari pengamatan tersebut, Feri sangat dekat sekali dengan masyarakat. Dia juga sangat memperhatikan hal-hal krusial yang begitu kurang, salah satunya seperti di ruang lingkup yang kumuh. Dan itu, juga merupakan hal yang bersifat prinsip,” terangnya

            Menjawab pertanyaan apakah tekadnya mendukung Lutfi-Feri sudah bulat, Ahmad yang juga masih keluarga dekatnya Walikota Bima HM Qurais H. Abidin ini menegaskan, dirinya tidak bisa berbicara dua kali. “Saya bicara hanya sekali, dan saya adalah orang politik,” tegas Tokoh sekaligus Pengusaha sukses yang juga dekat dengan semua orang termasuk kalangan Wartawan ini.

            Diantanya, sebagai paman dari H. A.Rahman H. Abidin dan H. Qurais H. Abidin, apakah tidak dalam kondisi dilematis ketika menyatakan dukungan penuh terhadap Lutfi-Feri, dengan terus-terang dia menyebutkan telah berusaha menyatukan “mereka”.

“Tetapi di dalam perjalanan, Feri bertemu dengan Lutfi mungkin sudah jodohnya. Dan saya melihat pasangan ini, sangatlah rasional. Dan berdasarkan hasil monitoring baik oleh saya secara pribadi di Jakarta maupun teman-teman yang ada di daerah ini, sekitar 60 porsen warga Kota Bima baik pada level bawah maupun seterusnya-sangat menginginkan adanya perubahan. Pengertian secara kasarnya, warga Kota Bima menginginkan pemimpin yang baru,” tandasnya.

            Tampaknya tekad Ahmad untuk mendukung penuh Lutfi-Feri, diakuinya sudah sangat sistimatis. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh warga Kota Bima dari berbagai lapisan agar bersikap wellcome terhadap kehadiran calon pemimpin yang baru.

“Dan Lutfi-Feri, sangat memiliki motivasi untuk membangun daerah ini secara maksimal. Soal adanya pertentangan dari keluarga terkait saya mendukung Lutfi-Feri, itu jelas ada. Namun, yang harus diutamakan adalah kepentingan umum. Dan di dalam kepentingan umum ini, kan banyak keluarga juga yang membutuhkan perubahan, seperti komitmen membangun daerah dan sistim kerjanya. Intinya, semua orang di Kota Bima ini sangat membutuhkan adanya perubahan,” tuturnya.

            Paparnya, tingkat penerimaan masyarakat Kota Bima terhadap Lutfi-Feri, itu terjadi di semua wilayah. Oleh karenanya, bagi keduanya tidak mengidolakan salah satu wilayah. “Tidak ada istilah wilayah idola atau sejenisnya. Tetapi, semua wilayah justeru sangat wellcome terhadap keduanya. Terkait Lutfi, beliau sudah dua periode dipercaya oleh masyarakat khususnya Bima, dan umumnya NTB untuk duduk di DPR-RI. Dan kita, juga perlu pembuktian untuk membangun Kota kita sendiri. Sementara Feri, dia sudah tidak periode dipercaya oleh masyarakat Kota untuk berada di gedung Dewan,” tandasnya lagi.

            Singkatnya, Ahmad mengajak semua pihak secara rasional untuk mendukung Lutfi-Feri menjadi Walikota-Wakil Walikota Bima pada periode 2018-2023. “Ini kan untuk kepentingan semua pihak, termasuk kita-kita juga. Dan saya melihat, keduanya sangat wellcome terhadap semua pihak, termasuk Media Massa,” urainya.

     Ahmad juga menambahkan tentang ketertarikannya untuk mendukung Lutfi-Feri. Yang pertama, yakni terkait profesionalitasnya Lutfi, indikasinya sudah dua periode dipercarakan oleh warga NTB khususnya Kota Bima untuk menjadi anggota DPR-RI.

           “Feri juga, merupakan senior di DPRD Kota Bima. Itu artinya, Feri merupakan Tokoh yang sangat handal lah dan kemana-mana orangnya sangat baik. Soal Feri ini, dari dulu saya sudah memperhatikan. Cuman mungkin, rezekinya menjadi Wakil Walikota atau Walikota pada periode lalu. Insya Allah, kita doakan agar periode ini Feri sukses mewujudkan impiannya dimaksud. Jadi, kenapa kita harus takut dan ragu untuk mencoba,” ucapnya.

            “Kalau masalah pembangunan, semua pemimpin mengaharpan yang jauh lebih baik. Dan, mereka saling mengadu antara Kota dengan Kota. Harapan saya, mudah-mudahan Lutfi-Feri tetap komit dengan janji-janjinya, itu saja sih. Bicara suport terhadap keduanya, Insya allah lahir-batin lah,” pungkasnya. (Rizal/Must/Buyung/Wildan)