Susana saat penarikan Mobdis itu

 

Visioner Berita Bima-Pemberitaan Visioner tentang aset negara berupa monbil dinas (Mobdis) Bernopol EA 47 X yang sudah berminggu-minggu dibiarkan diterik matahari di Lingkungan Gilipanda, spontan saja membuat pihak Pemkab Bima panas kuping. Oleh karena itu, Pemkab Bima langsung mengambil siukap tegas.

            Yakni. Rabu pagi (1/3/2017) pagi sekitar pukul 10.30 Wita, Kijang Kapsul berwarna biru tersebut langsung ditarik dan kemkudian diangkut untuk disimpan di kantor Pemkab Bima yang berlokasi di Balai Latihan Kera (BLK)-Kota Bima. “Terimakasih kepada Visioner yang telah mengungklap infirmasi itu. Mobdis tersebut sudah kami tarik secara resmi,” ungkap Kabag Umum Sekda Kabupaten Bima melalui Kasubag Rumah Tangga dan perlengkapan, Kasmir S.Sos.

            Kasmir menegaskan, pemberitaan Visioner yang menyebutkan bahwa kendaraan tersebut dijemur di terik matahari berminggu-minggu oleh penggunanya, dianggap keliaru oleh Kasmir. Yang benar menurut Kasmir, posisi Mobdis tersebut di terik matahari sudah berlangsung berbulan-bulan. “Bukan berminggu-minggu, tetapi dijemur diterik matahari sudah berbulan-bulan. Bayangkan saja Mas, kendaraan tersebut dibiarkan begitu saja sejak pasca banjir bandang hingga sebelum kami tarik,” tudingnya.

            Sebelum ditarik, pihaknya terlebih dahulu bersurat kepada penggunanya yang sekarang bekerja pada kantor Dispenda (berubah nama jadi BPPKAD) Kabupaten Bima. setelah itu, pihaknya langsung melakukan penarikan. “Kami mengangkut kendaraan tersebut dengan menggunakan mobil derek. Soalnya, bannya yang satu sudah kempes dan tidak pernah diisi angin. Yang jelas, kendaraan itu belum juga kami hidupkan. Dan, belum juga kami periksa soal oli dan dibeberpa bagian kendaraan sudah bopeng akibat tidak terurus,” terang kasmir.

            Proses penarikan kendaraan tersebut, diakuinya menggunakan puluhan personil Sat Pol PP Kabupaten Bima. “Tidak ada perlawanan dari penggunanya saat kami melakukan penarikan kendaraan tersebut. bagaimana mau lawan, lha wong ini milik Pemerintah kok. Saat kami berkomunikasi dengan penggunanya sebelum penarikan itu berlangsung, dia menyatakan sudah lama menunggu kendaraan itu diambiul. Padahal data yang kami terima sebelumnya, ia sendiri keberatan kendaraan itu untuk ditarik,” duganya.

            Kasmir juga menegaskan, kendaraan tersebut merupakan salah satu aset yang masuk dalam target penarikan. Masih ada dua Mobdis lagi yang akan lakukan penarikan. “Tunggu saja sikap kami selanjutnya. Yang pasti, kami masih akan menarik Mobdis yang belum diserahkan oleh dua orang mantan pejabat teesebut. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menyerahkan kendaraan dimaksud. Masa pelelangan Kendaraan Dinas (Kendis), belum ada kok. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menarik Kendis dimaksud. Kalau bisa ya, serahkan saja dari sekarang, sebelum kami melakukan penarikan,” imbuhnya. (Must/Buyung/Wildan)