Dari arena Rakort penempatan Rusunawa di ruang kerja Walikota Bima (14/9/2016)

Sekitar satu tahun, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima, selesai dibangun oleh Pemerintahan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) dan Pemerintah Kota Bima. Tetapi, pasca selesai dibangun, Rusunawa tersebut hingga detik ini belum juga ditempati oleh warga.

Data yang diperoleh Visioner menyebutkan, masih ada beberapa proses, tahapan dan mekanisme soal administrasinya yang harus diselesaikan oleh Pemkot Bima sebagai syarat bagi warga untuk menempati Rusunawa itu.

Atashal itu, kini Pemkot Bima melaksanakan proses penyelesaiannya sehingga Rusunawa tersebut segera dihuni oleh warga. Rencananya, Rusunawa tersebut akan segera dihuni oleh masyarakat. Pasalnya, saat ini tim verifikasi dan evaluasi penghuni Rusunawa sedang bekerja melakukan berbagai persiapan. Antara lain, penentuan persyaratan calon penghuni, sosialisasi, dan pendataan calon penghuni.

Rabu (14/9/2016), tim verifikasi yang dikoordinir oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Zulkifli, M.AP, menghadap Walikota untuk melaporkan tahapan persiapan yang telah dilaksanakan.

Tim verifikasi yang terdiri atas staf ahli Walikota bidang hukum dan politik, staf ahli bidang ekonomi dan keuangan, unsur Dinas PU, Bappeda, DPPKAD, Badan Kesbang Linmas, Dinas Tata Kota, Dinas Sosial, Kepala UPTD Rusunawa dan Bagian Hukum telah melakukan sosialisasi melalui pihak pemerintah Kelurahan. Sosialisasi selanjutnya akan dilakukan lebih intens pada media massa.

Sementara pendaftaran calon penghuni, akan dibuka sejak tanggal 15–30 September 2016. Para pendaftar diminta membawa kelengkapan bahan berupa foto copy KTP, foto copy KK, foto copy surat keterangan pekerjaan dari pimpinan disertai struk gaji yang ditandatangani pengelola gaji bagi calon penghuni yang bekerja formal, fotocopy surat nikah yang dilegalisir KUA setempat, serta surat pernyataan belum memiliki rumah tinggal tetap di atas kertas bermaterai yang diketahui oleh RT, RW, Lurah, dan Camat.

Selanjutnya, para pendaftar dapat melakukan pendaftaran dengan menghubungi tim verifikasi yang beralamat di Jalan Industri Kelurahan Paruga Kota Bima.
Sedangkan kriteria calon penghuni adalah, penduduk Kota Bima, berpenghasilan antara Rp. 493.000 s/d Rp. 1.330.000 per bulan, sertatidak berstatus PNS.

Usai pertemuan di ruang kerja Walikota Bima, tim verifikasi mendampingi Walikota melaksanakan peninjauan ke Rusunawa. Pada moment tersebut, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin menegaskan, kepada dinas terkait agar segera melakukan penyempurnaan fasilitas Rusunawa untuk dianggarkan pada APBD tahun berikutnya.

“Terkait penetapan penghuni rusunawa, saya minta utamakan masyarakat yang bermukim di bantaran kali, sesuai dengan tujuan awal dibangun. Yakni, sebagai tempat relokasi warga yang bermukim di bantaran sungai yang terkena dampak banjir yang paling besar selama ini,” imbuhnya.

 

Sementara itu, pengumuman calon penghuni yang lulus verifikasi, direncanakan akan dilaksanakan tanggal 1 November 2016. “Daoakan saja agar semuanya bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua. Intinya, Rusunawa ini harus segera dihuni oleh warga yang tentunya memiliki syarat dan kriteria yang telahditetapkan sesuai aturan tersebut,” pungkas Walikota Bima. (Rizal)