Suasana saat Presiden Jokowi Bluskkan di Pasar Tradisional Modern Amahami

            Usai memberikan sambutan, meresmikan pasar Tradisional Modern Amahami-Kota Bima Jum’at (29/4/2016), Presiden RI Ir. H. Joko Widodo yang didapingi Oleh Gubernur NTB Dr. TGH. Zainul Majdi MA, sejumlah Menteri Negara, Kapolda NTB. Pangdam IX Udayana, Danrem 162/WB yang dikawal ketat oleh TNI dan Polri, langsung melanjutkan kegiatan blusukkan di dalam pasar itu pula.

            Mulanya, ratusan pedagang pasar yang menyambut Jokowi dalam acara blusukkan itu. Namun, tak disangka-sangka jubelan massa dari luar yang semula berdiri dipinggi jalan raya justeru ikut meramaikan suasana blusukkan orang nomor satu di Indonesia ini (Prfesiden Jokowi).

            Susana sesak dalam pasarpun tak terhindari. Terlihat jelas Presiden Jokowi pun kewalahan berjabat sangat dengan manusia yang diperkirakan berjumlah ribuan itu. Massa yang terharu melihat Presiden Jokowi itu tak memperdulikan ketatnya pengamanan. Barisan aparat keamananpun berhasil diserobot.

            Aparatpun menjadi kewalahan menghalau massa. Hanya saja, tak terjadi apa-apa dengan Presiden RI ini. Kecuali, Jokowi terlihat masih dengan sikap aslinya. Tersenyum ramah sambil bersalaman dengan massa yang berjubel tersebut. Uniknya, Jokowi sempat membeli dagangan pedagang pasar dengan mengeluarkan kocek sendiri. Namun, tak diketahui berapa nominalnya.

            Sesaknya pasar Tradisional Modern Amahami saat Presiden Jokowi blusukkan diperkirakan sekitar satu setengah jam lamanya. Mobil Dinas Presiden RI yang semula terparkir di depan, terpaksa harus diatrek ke belakang. Tujuanya untuk menjemput pulang Presiden Jokowi dari bagian belakang pasar.

            Karena durasi keramaian yang lumayan lama tersebut, sebahagian Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) pun terlihat harus sabar menunggunya. “Luar biasa antusiasme masyarakat Bima ini dalam menyambut Presiden RI ini. Kita harus sabar menunggu sambil melakukan pengamanan dan pengawalan ekstra ketat,” demikian tutur sejumlah personil Paspampres yang berdiri di sebelah timur Pasar.

            Setelah Presiden menyelesaikan kegiatan blusukkan, langsung dikawal kendaraan Dinasnya dari arah belakang pasar. Jokowi dan isterinya Iriani Joko Widodo pun berhasil naik diatas kendaraan mewah tersebut. Saat meninggalkan lokasi pasar, keramaian warga yang mengantarkan kepulangan Jokowi dengan rombongannya untuk melanjutkan kunjungan kerja ke Papua-Irian Jaya pun tak terhindari.

            Lambaian tangan Jokowi  dengan senyum khasnya kepada masyarakat Kota Bima sebagai tanda meninggalkan daerah ini juga terlihat nyata. Presiden Jokowi dengan rombongannya meninggalkan lokasi pasar Tradisional Modern Amahami sekitar pukul 15.45 Wita.

             Selain itu, wartawan menemukan persoalan menarik lain saat Presiden Jokowi melaksanakan kegiatan blusukkan tersebut. Yakni, seluruh dagangan para pedagang menjadi lulu-lantah karena diinjak oleh massa dengan jumlah besar yang melihat langsung Prfesiden Jokowi saat kegiatan blusukkan.

“Nggak apa-apa, yang penting kami sudah bisa bersalaman dengan Presiden Jokowi. Dagangan yang hancur karena sesaknya massa ini gampang dibeli lagi. Sekali lagi, kami terharu dan bangga ketika bisa bersalaman langsung dengan Presiden Jokowi. Presiden yang satu ini sangat baik, merakyat, senyumnya sangat khas. Semoga saja pada Pilpres selanjutnya, Jokowi akan kembali terpilih menjadi Presden RI lagi. Datang lagi ke Bima ya Pak Presiden,” harap sejumlah pedagang pasar Tradisional Modern Amahami. (Rizal)