Ilustrasi

 

VISIONER (KOTA BIMA) - Kasus perceraian pasangan suami-stri (Pasturi) di Kota Bima belakangan ini, dipengaruhi dua faktor. Yakni masalah perselingkuhan dan keputusan suami atau istri mengadu nasib ke luar negeri (merantau).

Dua faktor tersebut, berdasarkan keluhan para istri atau suami saat proses mediasi oleh pihak Pengadilan Agama Bima. Perselingkuhan dan ditinggal-pergi (merantau), merupakan alasan terbanyak dalam daftar permohonan perceraian di Pengadilan Agama setempat.  “Pemicu naiknya angka permohonan perceraian karena adanya perselingkuhan dan ditinggal-pergi (ke luar daerah/negeri) dengan tujuan mencari nafkah,” jelas Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Bima, Zainal Arifin.

Permasalahan ditinggal-pergi untuk mecari nafkah ini, ada dua katagori. Yaitu istri ditinggal pergi oleh suami, dan sebaliknya suami ditinggal pergi oleh istri. Begitu juga dengan perselingkuhan, yang menyebabkan seseorang (suami atau istri) kawin lagi sebelum putusnya tali pernikahan.

Contoh kasus, suami pergi ke luar daerah atau ke luar negeri dalam waktu yang begitu lama tanpa meninggalkan pesan. Tiba-tiba muncul kabar telah beristri lagi di tempatnya tersebut. Hal itu menimbulkan gugatan cerai oleh sang istri. Contoh lainya, suami yang ditinggal-pergi oleh istri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Suami lantas berselingkuh dengan wanita lain dan akhirnya menikah. “Saat istrinya kembali, ternyata suaminya sudah memilii istri lain dan anak. Hal inilah yang memunculkan gugatan cerai oleh sang istri. Begitupun sebaliknya. Fenomena inilah yang terjadi akhir-akhir ini,” tutur Zainal.

Kesadaran suami dan istri untuk tetap menjaga mahligai pernikahan adalah kunci agar perceraian tidak terjadi. Degan begitu, kasus perceraian yang didominasi dua faktor tersebut dapat diminimalisasi. “Harus ada kesadaran di masing masing pihak. Karena majelis hakim hanya sebatas melakukan mediasi saja dan memberikan pandangan sesuai dengan tuntutan syariah. Hal seperti ini memang sulit dicampuri oleh pihak manapun,” terang Zainal. (sahrul)