Home GovernmentGovernment Duputi I KSP RI Dukung Penuh Komitmen Gubernur NTB untuk Optimalkan Sumber Daya Lokal

Duputi I KSP RI Dukung Penuh Komitmen Gubernur NTB untuk Optimalkan Sumber Daya Lokal

by admin

Visioner, Mataram-

Komitmen Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc untuk terus mengoptimalkan Sumber Daya Lokal. Baik Sumber Daya Alam (SDA) maupun SDM (Sumber Saya Manusia) dalam berbagai Proses pembangunan infrastruktur dan fasilitas baik oleh Pemerintah Pusat maupun Investor swasta mendapat dukungan penuh pemerintah Pusat melalui Deputi I Kantor Staf Kepresidinan (KSP) RI Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi, Febry Calvin Tetelepta.

Hal ini diungkapkan Febry Calvin Tetelepta saat pemimpin rapat bersama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, pada Rapat Koordinasi Progres Pembangunan KEK Mandalika dan Persiapan Event MotoGP 2021 Mandalika, yang juga dihadiri oleh Kapolda NTB, Kejati, Danrem 162/WB, Sekda NTB, Asisten II Setda NTB, BPJN, Kanwil BPN, BPPJK NTB, Sekda Lombok Tengah, dan Mandalika Grand Prix Association. Kamis (5/11/2020) di Kantor ITDC, Komplek Masjid Nurul Bilad KEK Pariwisata Mandalika Kuta-Lombok Tengah.

“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi, bahwa memberdayakan potensi lokal harus terus dimaksimalkan,” ujar Febry Calvin Tetelepta.

Termasuk, dalam rangka mendukung terselenggarannya event Internasional MotoGP 2021 di Mandalika Lombok Tengah, diharuskan semaksimal mungkin memprioritaskan sumber daya lokal. Mulai dari potensi tenaga kerja hingga perberdayaan bahan lokal milik masyarakat setempat.

“Selain SDM, potensi Sumber Daya Alam pun harus benar-benar diberdayakan. Termasuk ITDC sebagai pengelalola KEK harus bertanggungjawab untuk meningkatkan kemampuan SDM lokal di NTB. Datangkan tenaga ahli atau tenaga teknis untuk membina dan melatih mereka sehingga terampil dan dapat dipekerjakan dimanapun,” tegas pria kelahiran Ambon ini.

Selain itu, mantan wakil ketua Lembaga Sensor Film (LSF)  ini menegaskan agar kehadiran ITDC dan event MotoGP agar dapat membawa berkah serta manfaat untuk masyarakat sekitar, termasuk se provinsi NTB. Maka, harus memprioritaskan produk usaha lokal/UMKM masyarakat. Sehingga event ini dapat dirasakan ikut mensejahterakan kehidupan masyarakat.

“Itu pesan Presiden RI, bekerjasamalah dengan UMKM dan Pemda untuk ikut membangun usaha masyarakat. Sehingga bisa selevel dengan brand internasional,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengingatkan kembali, bahwa pembangunan infrastruktur dan fasilitas untuk MotorGP ini harus terus berjalan. Namun bila ada masalah dan kendala tetap harus diselesaikan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Sekali lagi selesaikan dengan baik dan jangan merugikan masyarakat,” tandasnya.

Pesan yang sama disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, bahwa gelaran MotoGP 2021 dapat mengangkat citra produk lokal.

“Inilah manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di NTB,” kata Gubernur yang kerap disapa Doktor Zul ini.

Doktor Zul juga menyampaikan, pemberdayaan masyarakat juga terus digenjot oleh Pemerintah pusat untuk masyarakat sekitar KEK Mandalika. Diantaranya bantuan pembangunan industri peternakan melalui 1.000 desa Sapi. Sehingga saat event akbar MotorGP
dapat menyugukan destinasi alternatif di sekitar lingkaran Kuta.

“Ini juga bagian dari pemberdayaan SDM dan SDA untuk masyarakat sekitar,” tutur mantan Anggota DPR RI tiga periode ini.

Selain itu Gubernur juga menyampaikan, kerjasama dan sinergi untuk kelancaran pembangunan KEK Mandalika sangat baik terjalin antara lembaga dan instansi Pemrov. NTB, Aparat penegak Hukum, Pemda dan semua pihak.

Sehingga, lanjut Doktor Zul, sinergi dan kekompakan yang selama ini menyukseskan pembangunan dan menyelesaikan sumbatan informasi di lapangan. Tujuannya sama, agar pelaksanaan event ini berjalan sesuai jadwal dan scedule.

“Harapan kita bersama event akbar Internasional ini dapat mensejahterakan masyarakat dan menjadikan sirkuit MotoGP Mandalika terindah di dunia,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Managing Director ITDC Mandalika, Karioka menyampaikan akan segera menyelesaikan permasalahan lahan di kawasan KEK terutama lahan yang dilalui treck dan jalan menuju sirkuit.

Menurutnya ada tiga type Masalah lahan yaitu, lahan yang masih dimiliki warga, lahan yang diklaim, dan lahan yang akan direlokasi. Jadi ada sebagian warga yang menyadari menempati lahan ITDC.

“Nah mereka ini bersedia di relokasi di area yang telah disediakan dengan fasilitas rumah yang akan dibangun secara bertahap,” jelasnya. (TGoY)

You may also like

Leave a Comment