Home GovernmentGovernment Alhamdulillah, OJK Support Penuh Gubernur NTB Geliatkan Potensi Ekonomi

Alhamdulillah, OJK Support Penuh Gubernur NTB Geliatkan Potensi Ekonomi

by admin

Visioner, Lombok Tengah-

Berbagai strategi dan upaya terus dilakukan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc bersama jajarannya. Kali ini, pihaknya berhasil menggandeng langsung Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Prof. Wimboh Santoso, SE., M. Sc., Ph.D. Dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian yang terkena dampak pandemi Covid-19. Dengan cara menggali potensi sektor ekonomi di NTB.

Hal tersebut, dibahas secara serius dalam diskusi terbatas Gubernur NTB bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Kepala OJK Provinsi NTB, Kepala Biro Perekonomian Provinsi NTB. Hadir pula Dirut Bank Mandiri dan Dirut Bank NTB Syariah, di Hotel Novotel, Lombok Tengah, Minggu (08/11/2020)

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB, yang akrab disapa Doktor Zul, menjelaskan jika pembangunan saat ini haruslah dimaknai sebagai ajang untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, industrialisasi disebut Gubernur menjadi salah satu kuncinya.

“Salah satu isu besar yang kami gagas itu adalah industrialisasi,” ujar Doktor Zul.

Doktor Zul menilai dengan kehadiran industrialisasi, potensi-potensi terbaik yang dimiliki SDM dan juga daerah dapat terus dikembangkan. Meski demikian pihaknya pun menyadari, bahwa mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah. Sehingga, membutuhkan kekompakan dan sinergi seluruh pihak.

“Ada semangat bahwa kita tidak boleh lagi jadi penonton ditempat kita sendiri,” tuturnya.

Pandemi Covid-19, meski banyak menyebabkan keterpurukan. Namun, Doktor Zul juga menilai ada keberkahan tersendiri bagi masyarakat NTB. Salah satunya, saat pandemi berlangsung, Pemprov NTB berhasil melakukan terobosan berani berupa program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang.

Dalam program JPS Gemilang, Pemprov NTB tidak memberikan bantuan secara tunai, tapi dengan produk komoditas yang seluruh produknya merupakan hasil produksi lokal NTB.

“Strategi ini, telah berhasil memacu semangat UMKM/IKM yang sempat terpuruk disebabkan pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Pada awal bulan pertama, ada 400 UMKM yang terlibat. Di akhir bulan ketiga tahun 2020, UMKM/IKM yang terlibat naik signifikan mencapai hampir 5000 UMKM yang berkontribusi dalam program JPS Gemilang,” ungkap Doktor Zul.

Ia pun mengakui jika pada awalnya banyak permasalahan yang terjadi, seperti kualitas produk yang dihasilkan. Namun, akhirnya justru menjadi nilai pembelajaran. Pihaknya optimis, kedepannya UKM/IKM akan terus belajar dan memperbaiki kualitas produk mereka.

“Ketika 5000 UKM ini menjelma dengan suatu semangat yang tinggi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana supaya produk-produk yang sudah dihasilkan oleh UKM NTB yang tadinya dibeli pemerintah, akhirnya bisa dipasarkan pada pasar yang tepat,” imbuhnya.

Karena itulah, menurut Doktor Zul langkah selanjutnya adalah mendorong kebangkitan BUMDes di NTB, agar menjadi sentra pemasaran hasil UMKM tersebut.

Dan pihaknya telah meluncurkan program Digitalisasi untuk BUMDes di NTB yang disebut TDC (Trade Distributor Centre). Sehingga diharapkan dengan dapat membantu memasarkan produk-produk lokal NTB, BUMDes pun teroptimalkan. Serta mendapatkan keuntungan dari implementasi digitalisasi sistem tersebut.

Pihaknya berharap Dewan OJK dapat mengidentifikasi dengan baik sektor-sektor andalan yang tengah digesah oleh Pemprov NTB.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Ketua dan tim dari OJK ini pertumbuhan ekonomi nantinya lebih berkualitas di NTB ini. Bisa melibatkan lebih banyak produk. Sehingga, komitmen agar masyarakat lokal tidak menjadi penonton di daerah sendiri, menjadi suatu kenyataan yang bisa kita selesaikan bersama,” pungkas Doktor Zul.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Prof. Wimboh Santoso, SE., M. Sc., Ph.D, meyakini jika NTB memiliki begitu banyak potensi unggulan yang dapat terus digali, guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tadi banyak sekali potensi yang sudah kita bicarakan. Mulai dari perikanan, pariwisata, peternakan, pertanian, dll. Ini akan kita lakukan pengembangan secara integrated. Ekosistemnya kita ciptakan yang bisa mempekerjakan banyak tenaga kerja dari NTB. Dan juga orientasinya nanti ekspor,” jelas Prof Wimboh.

Kehadiran teknologi juga tak dipungkiri Prof Wimboh akan sangat berperan penting dalam melejitkan berbagai proses bisnis yang ada di NTB.

“Kami yakin ini akan memberikan dampak yang luar biasa kepada penciptaan lapangan kerja di NTB dan juga ekspor Indonesia ke berbagai mancanegara,” imbuhnya.

Wimboh berkomitmen untuk mendukung Gubernur NTB, agar dapat terus menggali potensi dan perekonomian di daerahnya. Sehingga, percepatan perekonomian nasional diharapkan terus dilakukan oleh setiap daerah sekaligus mengurangi dampak yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19.

“OJK akan selalu di lapangan, untuk membantu kalau ada kendala-kendala regulasi dan kebijakan yang harus didukung. Dan OJK akan selalu siap untuk melakukan itu,” tutup Wimboh. (TGoY)

You may also like

Leave a Comment