Home GovernmentGovernment Kepincut Homestay di NTB, Bang Sandi Janji Nginap. Tapi Justru Larang Gubernur NTB. Kenapa?

Kepincut Homestay di NTB, Bang Sandi Janji Nginap. Tapi Justru Larang Gubernur NTB. Kenapa?

by admin

Visioner, Lombok Tengah-

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, menemani Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau persiapan rumah warga di Desa Gerupuk Lombok Tengah-NTB, yang didesain sebagai homestay atau penginapan untuk wisatawan yang akan menyaksikan perhelatan MotoGP Mandalika 2021, Sabtu (16/01/2021)

Menparekraf Sandiaga S. Uno memuji desain penginapan rumah warga yang sederhana, namun terlihat mewah tanpa mengurangi nuansa lokal. Bahkan, Sandi berencana akan menginap di tempat tersebut pada kunjungan berikutnya di NTB.

“Ini konsepnya cantik ya. next trip kesini kita nginap satu malam,” janji Menteri yang akrab disapa Bang Sandi ini.

Tak mau kalah, Gubernur NTB juga berencana ingin menginap di homestay rumah warga itu. Bahkan, sebagai tuan rumah ingin mendahului Menparekraf. Namun justru dicandain oleh Bang Sandi.

“Gubernur (menginap) di masjid aja,” candanya disambut tawa Gubernur NTB.

Dr. H. Zulkieflimansyah, memang sangat terkenal dengan kebiasaan nyentrik dan bersahajanya. Termasuk, salah satunya suka menginap di masjid saat kunjungan kerja ke desa. Dan hal itu pun tak luput dari perhatian Bang Sandi yang merupakan sahabat karib Bang Zul (sapaan akrab Gubernur NTB)

Lebih lanjut Bang Sandi mengungkapkan, konsep penginapan homestay ini sangat tepat sekali dengan fasilitas yang lengkap namun dengan harga terjangkau. Pembangunan homestay tersebut menggambarkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Bang Sandi memastikan akan menginap satu malam sebelum perhelatan MotoGP Mandalika digelar.

“Ini adalah infrastruktur yang berkeadilan karena masyarakat bersama pemerintah membangun fasilitas rumah swadaya,” terangnya.

Kementerian Pariwisata akan membantu mendorong masyarakat untuk melakukan promosi melalui digital. Mengingat penginapan ini sangat penting bagi wisatawan yang akan menyaksikan event Internasional tahun ini.

“Pemasaran harus pakai digital, nanti kita akan fasilitasi, karena lintasan MotoGP sangat dekat sekali dari sini, pasti akan ramai sekali” lanjutnya.

Total penginapan rumah warga yang ada di Desa Gerupuk tersebut sebanyak 50 rumah penginapan, dan keseluruhan yang tersedia di Kuta Mandalika adalah 300 unit rumah penginapan. Desa Gerupuk ini juga akan dilengkapi dengan spot sepeda, spot lari, sunset point, serta sarana penjualan suvenir.

Untuk menunjang akses ke Desa Gerupuk, Balai Jalan Bina Marga Kementrian PUPR RI akan membangun jalan sepanjang 17,36 km di sekitar Desa Gerupuk. (TGoY)

You may also like

Leave a Comment